Aspirasi Jabar Morotai, Maluku Utara - Meski sempat diberikan addendum karena terlambat dalam proyek pemasangan pipa air bersih.
Namun pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pulau Morotai akhirnya menyelesaikan pekerjaan pemasangan pipa air bersih di 7 titik di wilayah pusat Kota.
Proyek pemasangan pipa air bersih ini menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025 dengan nilai sebesar Rp 3 miliar lebih yang dikerjakan oleh PT. Ulil Darma Mulia.
Hal itu juga disampaikan oleh salah satu Pengawas Lapangan, Johan saat dikonfirmasi media ini, Kamis (12/3/2026), menyatakan bahwa terkait proyek pemasangan pipa air bersih telah selesai dikerjakan dari sejak 15 Februari lalu. Sehingga terdapat 7 titik yang sudah tuntaskan semua dan bahkan sudah di uji coba di antaranya di Muhajirin Baru, Juanga, Pandanga, Daruba Pantai, Darame, Yayasan termasuk Gotalamo di kompleks belakang BPOM, Ujar Johan
Hanya saja, saat itu belum difungsikan secara keseluruhan karena masih menunggu giliran air dari PDAM, tambahnya
"Airnya semua sudah mengalir. Cuma masih menunggu aliran dari PDAM. Nanti di tanggal 23 baru giliran dari PDAM untuk menjalankan air," Kata Johan
Ditanya, kenapa proyek tersebut lambat dikerjakan. Ia mengakui bahwa keterlambatan itu disebabkan karena terdapat beberapa masalah, salah satunya terjadi antrian kapal yang memuat pipa air.
"Terkendala karena kapal masuk kapal keluar itu antrian. Sehingga pipa air yang sudah dimuat untuk di bawa ke Morotai itu agak lambat karena antrian kapal," Akuinya
Meski demikian, Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menyelesaikan pekerjaan pemasangan pipa sejak 15 Februari kemarin, tegasnya
Sementara itu, terkait penyelesaian pekerjaan proyek tersebut juga dibenarkan oleh Pelaksanaan Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Fahmi Usman bahwa pekerjaan pemasangan pipa telah tuntas dikerjakan.
"Alhamdulillah sudah tuntas dikerjakan," Ungkapnya
Selain itu, Fahmi juga mengungkapkan bahwa proyek tersebut menggunakan Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025.
"Itu pakai DAU senilai Rp 3 Miliar lebih yang dikerjakan oleh PT. Ulil Darma Mulia. Meski demikian, Fahmi menegaskan proyeknya sudah diselesaikan oleh pihak kontraktor," tandasnya(oje)
