Aspirasi Jabar || Morotai -- Atlet dari kota Tidore Kepulan (Tikep) Maluku Utara, mengeluhkan Dinas Pundan dan Olahraga (Dispora) Tikep. Pasalnya saat putra putri berlaga di Morotai, tidak ada perhatian biaya akomodasi saat mereka berlaga.
Kontigen maupun atlite Tikep sejak pembukaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Morotai Provinsi Maluku Utara hingga hari ini, Jumat 10 Juli 2026 pihak Dispora diduga mengabaikan atlet.
Salah satu tokoh Pemuda Tikep, Ridwan menyesali pihak Dispora lantaran saat bertanding para atlite tidak difasilitasi.
"Pengurus IKT Morotai sangat kecewa dengan tidak adanya dukungan dari Dinas Pemuda dan Olahraga, sejak pembukaan pertandingan sampai maupun penutupan besok," ujarnya kepada media ini.
Menurutnya kontigen/atlet tidore kepulauan selama di Morotai tidak difasilitasi oleh Dispora Tidore sehingga pengurus IKT melakukan pelayanan atas kebutuhan konsumsi, transportasi dan akomodasi secara mandiri.
"Ada sebanyak 88 atlet mengikuti enam cabang olahraga yang terdiri dari atletik, Bola Volly, Bola Basket, Taekwondo, Silat dan Karate," bebernya.
Prestasi yang di raih sampai pada tanggal 10 Juli 2026 hari ini, Ridwan bilang, atlet Tikep sudah memperoleh sebanyak 19 medali dan menempati posisi kedua klasmen sementara.
"Kami pengurus IKT Morotia berharap pemerintah Kota Tidore Kepulauan serius dalam pembinaan generasi olahraga pada Popda xii 2026 yg saat ini berlangsung walaupun di tengah efisiensi anggaran, prestasi pelajar di kota tidore tidak bisa terputus bgt saja," pungkasnya.
Mengenai hal tersebut, Kepala Dinas Kota Tidore Kepulan, Ali Dukomalamo, belum dikonfirmasi hingga berita dipublikasikan.
Laporan : Ajo
